Pengertian dan Fungsi Bisnis Online dan Offline

Pengertian dan Fungsi Bisnis Online dan Offline – Para pembaca sekalian pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ‘bisnis online’ yang sedang berkembang pesat saat ini, bukan?

Berbekal koneksi internet serta gawai atau gadget seperti smartphone, laptop ataupun komputer maka kita bisa memasarkan barang atau jasa yang kita miliki kepada calon konsumen.

Aplikasi jual-beli juga makin menjamur seiring berkembangnya bisnis online, mulai dari menggratiskan ongkos kirim barang hingga media jual beli barang bekas hingga baru, semua telah tersedia dan mudah untuk diakses.

Meski perkembangan bisnis online terus meningkat dari waktu ke waktu, bisnis offline atau bisnis konvensional juga masih banyak diminati oleh masyarakat.

Baca Juga : Peluang Usaha Online Untuk Ibu Rumah Tangga

Bisnis offline tidak hanya menawarkan jual beli barang, namun mulai merambah pada jasa dalam berbagai bidang, seperti jasa menyewakan mobil, jasa membersihkan rumah, dan berbagai macam jasa lainnya.

Artikel kali ini akan membahas seputar pengertian serta fungsi dari bisnis online dan juga offline. Semoga penjelasan di bawah ini dapat menambah wawasan para pembaca sekalian, ya!

BISNIS ONLINE

Kata ‘bisnis online’ terdiri atas dua kosa kata, yakni bisnis dan online. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata ‘bisnis’ memiliki artian suatu usaha komersial dalam dunia perdagangan, bidang usaha atau juga usaha dagang.

Sedangkan kata ‘online’ dalam Merriam-Webster Dictionary memiliki pengertian suatu kinerja yang terhubung, tersedia ataupun dilayani suatu sistem menggunakan komputer atau sistem telekomunikasi, seperti internet, maupun database online.

Pengertian bisnis online secara sederhana ialah suatu usaha dagang atau jual beli, dimana pembeli dan penjual bertemu dalam media yakni dunia maya atau internet untuk melakukan kegiatan jual beli barang atau jasa dengan tujuan mendapatkan keuntungan.

Bisnis online ini juga dapat dikategorikan dalam jual beli tidak langsung karena pihak penjual dan pembeli tidak bertatap muka secara langsung dan melakukan tawar-menawar.

Bisnis online kian digemari masyarakat karena memiliki beberapa kelebihan dalam prakteknya, antara lain:

  • Barang atau jasa yang dapat dipasarkan ke seluruh wilayah tanpa terbatas ruang, misalnya warga Jakarta yang ingin memasarkan masakannya ke bisnis online dan mendapat konsumen seorang warga Indonesia yang tinggal di Australia.
  • Cakupan pemasaran yang luas, tidak berbatas pada lingkungan sekitar. Misalnya Anda berada di Kalimantan Barat, maka Anda dapat memasarkan barang atau jasa Anda hingga seluruh Indonesia melalui bisnis online tersebut.
  • Tidak memerlukan modal besar karena hanya dengan jaringan internet dan gawai seperti smartphone atau laptop maka Anda dapat melakukan bisnis online dengan nyaman dan aman meskipun berada di rumah sekalipun.
  • Jam kerja yang sangat fleksibel karena segala kegiatan bisnis online akan Anda handle sendiri (apabila Anda masih pemula) dan dapat menyesuaikan waktu yang Anda miliki. Selain itu, Anda tidak perlu ruang kerja khusus dan dapat melakukan bisnis online dimana saja selama terdapat jaringan internet.
  • Apabila Anda seorang konsumen bisnis online, maka barang yang Anda pesan akan sampai dengan aman dan baik karena dibungkus dengan sangat rapi dan meminimalisir kerusakan barang saat sampai di tempat tujuan.
  • Tidak perlu stok barang yang banyak karena dapat Anda sesuaikan sejalan dengan jumlah pesanan konsumen. Dalam bisnis online juga tersedia pilihan ‘pre-order’ dimana Anda akan menyediakan barang yang konsumen inginkan sesuai dengan jumlah permintaan yang datang sehingga peluang untuk rugi dapat diminimalisir.

Di sisi lain, bisnis online ini juga mempunyai beberapa kekurangan bagi konsumen karena kecurangan pihak penjual, seperti barang yang sampai ke tangan konsumen tidak sesuai dengan yang dipesan atau barang yang diterima mengalami kecacatan yang tentu merugikan pihak konsumen.

Ada beberapa oknum yang memaanfaatkan bisnis online ini untuk mengeruk keuntungan dengan menipu pihak konsumen yang sudah tentu merugikan pihak konsumen tersebut.

Baca Juga : Faktor Yang Mempengaruhi Orang Gagal Dalam Bisnis Online

BISNIS OFFLINE

Bisnis offline atau bisnis konvensional ialah kegiatan jual beli antara penjual dan pembeli secara langsung, yakni bertatap muka dan melakukan kegiatan tawar-menawar.

Pihak pembeli juga dapat melihat dan menyentuh secara langsung barang yang ditawarkan, berbeda dengan bisnis online dimana pembeli hanya dapat melihat foto contoh barang yang ditawarkan.

Pihak penjual dalam bisnis offline memiliki tempat khusus untuk berjualan, seperti kios atau toko dimana pembeli dapat mengunjungi dan melakukan kegiatan jual beli secara langsung.

Para pembeli dalam bisnis offline dapat meminimalisir kecurangan dalam kegiatan jual beli dengan melihat secara langsung barang yang ditawarkan sehingga terhindar dari praktek penipuan atau kecurangan lainnya.

Pihak penjual memiliki stok barang yang berlebih dengan tujuan jika sewaktu-waktu permintaan yang datang melebih kuota awal yang mereka tawarkan sehingga setiap konsumen mendapatkan barang yang mereka inginkan. Contohnya seperti supermarket, hypermarket atapun department store di mall-mall.

Di sisi lain, bisnis offline juga memiliki beberapa kekurangan, seperti cakupan wilayah pasar yang terbatas karena mobilisasi barang dagangan yang rendah sehingga penjual harus membuka suatu cabang apabila ingin melebarkan cakupan pasar.

Bisnis offline membutuhkan modal awal yang cukup besar meskipun dalam konnteks bisnis kecil dengan kebutuhan yang banyak, seperti sewa tempat berjualan, etalase-etalase untuk menampilkan barang yang ditawaekan, dan lain-lain.

Pihak penjual diharuskan memiliki stok yang banyak namun dapat menjadi kerugian apabila stok yang tersedia jauh lebih banyak daripada jumlah penawaran yang datang.

Semua jenis bisnis di atas memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Semua bisnis dapat mendatangkan keuntungan selama pihak penjual dapat menarik minat pembeli secara stabil dengan barang atau jasa yang mereka miliki.

Selain itu, kejujuran adalah landasan utama dalam kegiatan jual beli agar kedua belah pihak tidak merasa dirugikan.

Baca Juga : Alasan Anda Harus Membuat Toko Online Dengan Shopify

The following two tabs change content below.
Mas Joko
Merupakan Admin Zoteromedia.com yang memberikan yang terbaik untuk publisher dan advertiser untuk mencapai tujuannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Blog Zoteromedia.com © 2017 Frontier Theme